Followers

Senin, 25 April 2011

Pengertian mengenai Isu-isu Global Kontemporer

Pengertian mengenai Isu-isu Global Kontemporer

• Isu-isu global kontemporer adalah isu yang berkembang serta meluas setelah Perang Dingin berakhir pada era 1990-an.
• Pengertian mengenai isu-isu global kontemporer terkait erat dengan sifat dari isu-isu tsb yang tidak lagi didominasi oleh hubungan Timur-Barat, seperti, ancaman perang nuklir, persaingan ideologi antara Demokrasi-Liberal dan Marxisme-Leninisme, diplomasi krisis, dsb.
• Masyarakat internasional kini dihadapkan pada isu-isu global yang terkait dengan “Tatanan Dunia Baru” (New World Order). Isu2 mengenai persoalan2 kesejahteraan ini berhubungan dengan Human Security antara negara2 maju (developed) dengan negara2 berkembang (developing countries) serta masalah lingkungan.
• Isu-isu global kontemporer merupakan isu yang lahir sebagai bentuk baru ancaman keamanan yang mengalami transformasi sejak berakhirnya Perang Dingin menjadi suatu “Agenda Global Baru” (New Global Agenda).
• Transformasi ini erat kaitannya dengan makin besarnya perhatian dunia terhadap bentuk baru ancaman tsb, terutama pasca tragedi 11 September 2001.
• Ancaman dalam bentuk baru ini bukan berupa “serangan militer” yg dilakukan oleh suatu negara terhadap negara lain tetapi tindakan kejahatan yang dilakukan oleh non-state actor dan ditujukan kepada state actor maupun individu atau warga negara yang mengancam keamanan umat manusia (Human Security).
• Ancaman tsb dapat berupa tindakan terorisme atau kejahatan transnasional yg terorganisir (Transnational Organized Crime/TOC), kesejahteraan (kemiskinan), degradasi lingkungan, konflik etnis dan konflik komunal yang berdimensi internasional, hutang luar negeri, dsb.

• Bagi negara2 Dunia Ketiga, isu-isu yg terkait dgn ancaman keamanan dalam bentuk baru (Human Security) ini merupakan “ancaman keamanan yang nyata” karena memiliki relevansi dengan kondisi domestik Negara2 Dunia Ketiga yg masih disibukkan oleh berbagai persoalan mengenai:

1. Situasi transisi politik,
2. Lemahnya kekuasaan pemerintah akibat tidak maksimalnya upaya penegakan hukum,
3. Ketidakpastian politik,
4. Krisis ekonomi,
5. Masalah konflik di wilayah perbatasan,
6. Konflik etnis dan konflik komunal dengan berbagai dimensi internasionalnya,
7. Persoalan disintegrasi bangsa,
8. Peningkatan jumlah pelaku terorisme,
9. Kemampuan melakukan tindakan ancaman terhadap human security, dsb.

• Sifat Isu-isu Global Kontemporer adalah sbb:

1. Nonkonvensional,
2. Nontradisional,
3. Nonmiliter,
4. Multidimensional, dan
5. Transnasional.

• Berkembangnya isu-isu global merupakan akibat dari perkembangan ancaman dan berbagai persoalan kontemporer yang bersifat nonkonvensional, multidimensional, maupun transnasional tsb.
• Meluasnya persoalan global kontemporer ini juga didorong oleh perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dalam era globalisasi pasca Perang Dingin.
• Dengan demikian, isu-isu global kontemporer dengan sifat2 utamanya tsb telah mengalami transformasi yang menggeser persepsi mengenai ancaman keamanan yang bersifat konvensional.
• Berbeda dengan isu-isu global kontemporer yang berkembang setelah Perang Dingin berakhir, ancaman keamanan konvensional sebelumnya telah mendominasi isu-isu politik internasional selama era Perang Dingin dengan hanya berorientasi terhadap ancaman militer atau perluasan ideologis dari persaingan dua negara adidaya dalam sistem internasional.

• Persoalan-persoalan yg dikategorikan sebagai isu ancaman nonmiliter / nontradisional di antaranya adalah:

1. Degradasi lingkungan,
2. Kesejahteraan ekonomi,
3. Organisasi kriminal transnasional,
4. Migrasi penduduk.

• Karakterisitik isu-isu global kontemporer sbg ancaman keamanan nontradisional adalah:

1. Isu global kontemporer yg merupakan ancaman keamanan bersifat nontradisional tsb tidak terpusat pada satu negara tertentu saja. Dengan demikian, ancaman yang merupakan bagian dari isu-isu global kontemporer ini tak hanya dihadapi oleh satu negara, tetapi telah mengancam sejumlah negara ttt sekaligus (memiliki dimensi regional dan global). Oleh karena itu, isu-isu global kontemporer sering disebut sbg “ancaman keamanan transnasional”.

2. Isu global kontemporer tidak terfokus pada suatu lokasi geografis ttt saja. Berdasarkan karakter geografisnya, isu-isu ini seringkali sulit “dikenali” karena sifatnya yg melewati batas-batas antarnegara hingga batas-batas regional (transnasional).
3. Isu-isu global kontemporer tidak dapat dihadapi hanya dgn kekuatan militer semata. Memang kekuatan militer dapat digunakan dalam eskalasi yang mengarah pada konflik bersenjata. Akan tetapi, kekuatan militer pada jangka panjang tak dapat lagi digunakan secara efektif untuk mengatasi ancaman isu-isu global tsb.
4. Persoalan keamanan yang menjadi isu-isu global kontemporer telah mengancam eksistensi suatu negara maupun individu2 yang merupakan bagian dari negara tsb.

Tidak ada komentar: